Kenapa Kapal Bisa Terapung di Laut?
- Feb 19
- 3 min read
Banyak orang bertanya bagaimana mungkin kapal yang terbuat dari baja dan memiliki bobot sangat besar bisa terapung di atas air. Secara logika sederhana, benda berat seharusnya tenggelam. Namun pada kenyataannya, kapal bisa mengapung bahkan mampu membawa muatan ratusan hingga ribuan ton.
Jawabannya ada pada prinsip fisika yang sudah dikenal sejak lama, yaitu gaya apung. Prinsip ini menjelaskan bahwa benda dapat terapung jika berat air yang dipindahkan lebih besar atau sama dengan berat benda tersebut.

Prinsip Dasar Gaya Apung
Konsep ini pertama kali dijelaskan oleh Archimedes. Ia menemukan bahwa setiap benda yang dicelupkan ke dalam cairan akan mendapatkan gaya dorong ke atas sebesar berat cairan yang dipindahkan.
Artinya, kapal bisa terapung bukan karena bahannya ringan, tetapi karena desainnya memungkinkan kapal memindahkan volume air yang sangat besar.
Semakin besar volume air yang dipindahkan, semakin besar pula gaya dorong ke atas yang diterima kapal.
Mengapa Kapal dari Baja Tidak Tenggelam
Baja memang lebih berat daripada air. Jika sepotong baja padat dimasukkan ke dalam air, tentu akan tenggelam. Namun kapal tidak berbentuk padat seperti balok baja.
Kapal dirancang dengan badan yang berongga dan memiliki ruang udara di dalamnya. Kombinasi baja dan ruang kosong ini membuat massa jenis rata-rata kapal menjadi lebih rendah dibandingkan air.
Beberapa faktor yang membuat kapal bisa terapung antara lain
Bentuk lambung kapal yang lebar dan melengkung
Volume ruang kosong di dalam kapal
Distribusi berat yang seimbang
Perhitungan desain yang presisi
Desain inilah yang biasanya dikerjakan secara detail di galangan kapal atau shipyard sebelum kapal diluncurkan ke laut.
Peran Desain dan Perawatan dalam Daya Apung Kapal
Kapal yang sudah dirancang dengan baik tetap membutuhkan perawatan rutin. Jika struktur lambung rusak atau bocor, air dapat masuk dan mengurangi daya apung kapal.
Di sinilah pentingnya galangan kapal dan shipyard indonesia dalam memastikan kapal tetap dalam kondisi prima. Melalui jasa perbaikan kapal dan jasa maintenance kapal, kondisi lambung, mesin, serta sistem keselamatan dapat diperiksa secara berkala.
1. Pemeriksaan Lambung Kapal
Lambung adalah bagian utama yang bersentuhan langsung dengan air. Jika terjadi korosi atau retakan, risiko kebocoran meningkat. Pemeriksaan rutin di shipyard membantu mendeteksi kerusakan sejak dini.
2. Distribusi Beban yang Tepat
Muatan yang tidak seimbang dapat mengganggu stabilitas kapal. Selain berisiko miring, daya apung juga bisa terganggu. Karena itu, manajemen muatan sangat penting dalam operasional kapal.
3. Perawatan Mesin dan Sistem Pendukung
Meski tidak berpengaruh langsung terhadap gaya apung, kondisi mesin dan sistem pompa sangat penting untuk menjaga keamanan. Pompa berfungsi membuang air yang mungkin masuk ke dalam kapal.
Dengan dukungan jasa maintenance kapal yang profesional, potensi gangguan teknis bisa diminimalkan.
Kenapa Perawatan di Shipyard Itu Penting
Seiring waktu, kapal akan mengalami keausan akibat paparan air laut, perubahan suhu, dan tekanan gelombang. Tanpa perawatan di galangan kapal, performa kapal bisa menurun.
Shipyard indonesia memiliki fasilitas untuk melakukan
Pembersihan dan pengecatan ulang lambung
Perbaikan struktur baja
Penggantian komponen mesin
Inspeksi keselamatan menyeluruh
Perawatan rutin tidak hanya menjaga kapal tetap terapung, tetapi juga memastikan kapal aman dan efisien saat beroperasi.
Kesimpulan
Kapal bisa terapung karena prinsip gaya apung yang ditemukan oleh Archimedes. Desain lambung yang tepat membuat kapal mampu memindahkan air dalam jumlah besar sehingga mendapatkan dorongan ke atas yang cukup untuk menahan beratnya sendiri.
Namun kemampuan terapung tidak hanya bergantung pada desain awal. Perawatan rutin melalui galangan kapal, jasa perbaikan kapal, dan jasa maintenance kapal sangat penting agar struktur dan sistem kapal tetap optimal.
PT Tri Ratna Diesel Indonesia mengajak para pemilik kapal untuk tidak menunda perawatan. Dengan dukungan layanan profesional dan fasilitas yang memadai, perawatan rutin di shipyard membantu menjaga kapal tetap prima, aman, dan siap beroperasi dalam berbagai kondisi perairan Indonesia.





Comments